Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2011

Kesulitan Kristen Memahami "Hukum"

Gambar
Seperti yang sudah dijelaskan, pandangan Ibrani terhadap iman bukan semata-mata "percaya" kepada Tuhan. Bahkan setan-setan pun percaya kepada-Nya (Yakobus 2:19) dan mengenali siapa Yeshua (Matius 8:29). Setelah bertobat (teshuvah) dalam iman, kita sekarang menjadikan Taurat sebagai buku panduan kita bagaimana hidup menurut kehendak-Nya. Keseluruhan Taurat adalah "hukum yang memerdekakan" yang harus kita turuti (Yakobus 1:25;2:12). Kita tidak dapat mengambil dan memilih mana saja perintah Taurat yang hendak kita kerjakan (Yakobus 2:10-11). Dalam hal ini terletak masalah yang cukup berarti dengan penafsiran Alkitab Kristen. Saat mendefinisikan "iman", Kristen kurang memberi perhatian kepada fakta bahwa dalam Alkitab Ibrani, termasuk "Perjanjian Baru", para penulisnya (yang juga orang Ibrani) mempunyai pandangan yang berbeda tentang arti "iman" sebagaimana yang diajarkan dalam budaya mereka. Cara pandang mereka ini jelas tidak sama dengan ...